Kulit wajah yang berjerawat dan beruntusan memang menjadi masalah umum yang dihadapi kebanyakan orang. Penyebabnya beragam; mulai dari efek polusi, hormonal, hingga efek penggunaan produk kecantikan tertentu. Untuk penyebab yang terakhir, tak jarang beberapa dari Anda yang memiliki kulit wajah berjerawat dan beruntus mencoba berbagai macam produk kecantikan untuk mengatasi permasalahan kulit satu ini, namun berujung jerawat dan beruntus yang muncul justru semakin banyak.

Beragam produk kecantikan memang digadang-gadang dapat mengatasi kulit wajah yang berjerawat dan beruntus, tapi Anda tetap perlu memerhatikan kandungannya. Karena beberapa kandungan di dalam produk tersebut justru bisa saja menjadi penyebab kondisi kulit wajah semakin parah. Kandungan apa sajakah yang perlu dihindari oleh Anda yang bermasalah dengan kulit wajah berjerawat dan beruntus? Yuk simak informasinya!

1. Asam Salisilat
Kandungan asam salisilat memang banyak ditemukan pada produk kecantikan untuk wajah yang rentan berjerawat dan jenis kulit berminyak. Hal ini disebabkan karena asam salisilat diyakini dapat mengatasi bakteri dan kotoran yang menyumbat pori-pori. Namun tak jarang, penggunaan produk kecantikan yang mengandung asam salisilat dalam dosis berlebih dan digunakan ke seluruh wajah justru menyebabkan rasa gatal kemerahan, hingga iritasi. Untuk itu, dosis penggunaan produk dengan kandungan asam salisilat perlu diperhatikan, atau gunakan produk hanya dibagian tertentu saja.

2. Parfum
Produk kecantikan dengan aroma tertentu mungkin menarik perhatian Anda. Namun untuk wajah berjerawat dan beruntusan, ada baiknya menghindari produk kecantikan yang mengandung parfum, terlebih jika jenis kulit yang Anda miliki termasuk kulit sensitive. Bisa-bisa bukannya jerawat teratasi, justru efek negative dari kandungan parfum tersebut yang Anda dapatkan.

3. Alkohol
Beberapa produk pembersih wajah yang beredar di pasaran mengandung alkohol yang diyakini dapat menghilangkan minyak berlebih di wajah. Namun, jika digunakan secara terus-menerus, efek yang ditimbulkan justru berbahaya bagi wajah karena wajah dapat mengalami kekeringan akibat hilangnya sebum alami kulit. Bagi Anda yang berjerawat dan beruntus, ada baiknya Anda memilih produk pembersih wajah dengan komposisi utama air seperti micellar water non alcohol.

4. Minyak Kelapa
Meski produk perawatan dengan bahan dasar minyak seperti tea tree, lavender. Jojoba, kelapa, grapeseed, dan sebagainya sedang popular belakangan ini, namun Anda yang memiliki masalah kulit wajah berjerawat dan beruntus harus memerhatikan jenis minyak yang terdapat pada produk kecantikan tersebut. Minyak kelapa adalah yang perlu Anda hindari karena sifatnya yang comedogenic justru bisa menyumbat pori-pori di wajah dan menyebabkan jerawat.

5. Talc
Bahan talc banyak ditemukan pada produk kecantikan dalam bentuk bedak dan produk untuk mandi. Meski diklaim aman untuk digunakan dalam produk kecantikan, namun talc tidak disarankan untuk digunakan oleh kulit wajah berjerawat dan beruntus karena bisa menyebabkan kekeringan dan iritasi.

Bukanlah ide yang buruk untuk Anda lebih memerhatikan kandungan yang ada pada setiap produk kecantikan yang akan digunakan. Terlebih jika hal tersebut justru dapat menghindari Anda dari masalah kulit lainnya di kemudian hari.