Maskne, Masalah Kulit Selama Pandemi

Semenjak pandemi, penggunaan masker bukan lagi sekadar peraturan, melainkan kebutuhan dasar dalam upaya perlindungan diri. Dalam beraktivitas, baik di luar mau pun di dalam ruangan, menggunakan masker tentunya menjadi hal yang wajib dilakukan.

Namun, beberapa orang ternyata mengalami masalah pada kulit wajah yang disebabkan oleh penggunaan masker dalam jangka waktu lama dan berulang. Masalah kulit wajah yang lebih popular dengan sebutan “maskne” (mask acne) ini umumnya berupa iritasi kulit dan jerawat.

Timbulnya maskne bisa disebabkan oleh banyak hal, tergantung tingkat sensitivitas kulit seseorang. Namun umumnya, maskne disebabkan oleh beberapa hal seperti:

  • Pori-pori yang tersumbat minyak dan kotoran
  • Penggunaan masker berulang
  • Gesekan kulit wajah dengan masker dalam waktu lama
  • Penggunaan pewangi pada deterjen yang digunakan untuk mencuci masker

Adapun gejala yang dialami saat terkena maskne berupa:

  • Dermatitis Kontak

Kondisi kulit wajah timbul ruam merah, iritasi, bahkan lecet karena kulit mengalami alergi atau sensitive terhadap bahan masker.

  • Jerawat

Terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan kotoran akibat masker yang lembab atau digunakan berulang.

 

 

Untuk mencegah dan mengatasi maskne sendiri, sebenarnya ada hal yang bisa Anda lakukan lho, di antaranya:

  1. Pastikan untuk selalu mencuci masker kain setelah digunakan atau Anda bisa memilih untuk menggunakan masker sekali pakai.
  2. Bersihkan wajah dan tangan secara teratur.
  3. Gunakan pelembab pada wajah.
  4. Istirahat sejenak dari menggunakan make up.
  5. Lepaskan masker selama 15 menit  setiap 4 jam sekali.

Itulah hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai maskne. Semoga Anda tidak mengalami masalah maskne ya! 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on telegram
Telegram

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart
Scroll to Top